Pengurus Daerah Pewarna Banten dan Kemenag Perkuat Sinergi, Dorong Pers Nasrani Hadir Membawa Kesejukan

SERANG | zonanasional.id — Membangun kemitraan yang konstruktif antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kehidupan sosial-keagamaan yang harmonis.

Semangat tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Pengurus Daerah Persatuan Wartawan Nasrani (PD Pewarna) Indonesia Provinsi Banten ke Kantor Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Kamis (24/9/2026).

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan jajaran kepengurusan PD Pewarna Banten kepada Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Banten, Juhendi Rumahorbo, M.Th., yang baru dilantik pada Agustus 2026.

Rombongan PD Pewarna Banten dipimpin langsung Ketua PD Pewarna Indonesia Provinsi Banten, Dr. Philip S. Buulolo, S.H., M.A., M.Th., C.DS., bersama jajaran pengurus harian, yakni Sekretaris Daerah Bintang Tampubolon, Bendahara Melly, Wakil Ketua Yanto, serta Humas Margaretha.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog untuk membicarakan sejumlah agenda strategis organisasi serta peran media dalam membangun kehidupan keagamaan dan sosial yang semakin harmonis.

Salah satu hal yang disampaikan PD Pewarna Banten adalah permohonan kesediaan Juhendi Rumahorbo, M.Th., untuk menjadi Penasihat/Pembina PD Pewarna Indonesia Provinsi Banten. Ketua PD Pewarna Banten, Dr. Philip S. Buulolo, menyampaikan bahwa kehadiran Pembimas Kristen sebagai pembina diharapkan dapat memberikan arahan dan bimbingan bagi organisasi, sekaligus memperkuat komunikasi antara insan pers Nasrani dengan pemerintah.

Menurutnya, wartawan tidak hanya memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam menghadirkan pemberitaan yang membangun, mencerahkan, dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Keberadaan Pembimas Kristen sebagai pembina tentu sangat penting untuk memberikan arahan dan bimbingan, sekaligus memperkuat sinergi antara insan pers Nasrani dengan pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan dan masyarakat yang harmonis,” ujar Philip.

Bahas Agenda Strategis Pewarna Indonesia

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PD Pewarna Banten turut memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan dijalankan Pewarna Indonesia, di antaranya Program Apresiasi Pewarna Indonesia (API) dan Doa Pewarna Jelajah Budaya Jawa-Bali 2026.

Agenda tersebut tidak hanya berkaitan dengan kegiatan organisasi, tetapi juga membawa semangat untuk memperkenalkan serta merawat kekayaan budaya Nusantara.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Provinsi Banten direncanakan menjadi titik awal pergerakan atau start line rangkaian agenda besar Pewarna Indonesia. “Banten menjadi pilar awal pergerakan seluruh rangkaian agenda ini. Sinergi dengan Kemenag Banten tentu menjadi energi positif bagi kelancaran kegiatan,” kata Philip.

Pers Nasrani dan Moderasi Beragama

Sementara itu, Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Banten, Juhendi Rumahorbo, M.Th., menyambut baik kunjungan jajaran PD Pewarna Banten. Ia mengapresiasi peran media dan wartawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya pemberitaan yang dapat menghadirkan kesejukan, memperkuat moderasi beragama, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Juhendi juga menyatakan kesiapan untuk membangun komunikasi dan sinergi bersama PD Pewarna Banten dalam berbagai program kemasyarakatan dan keagamaan ke depan.

Pertemuan kemudian ditutup dengan foto bersama. Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang berkesinambungan antara PD Pewarna Banten dan Kanwil Kemenag Banten.

Lebih dari sekadar pertemuan kelembagaan, dialog tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pers, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan ruang publik yang informatif, sejuk, serta menghargai keberagaman.

Dengan komunikasi yang terus terjaga, PD Pewarna Banten berharap kehadiran wartawan Nasrani dapat semakin memberi kontribusi positif bagi kehidupan umat, masyarakat, dan penguatan kerukunan di Provinsi Banten.

(Red – Yudistira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *