PASARKEMIS — Komitmen terhadap kinerja dan pelayanan publik kembali ditegaskan oleh Camat Pasar Kemis, Nurhanudin. Dalam arahannya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Kecamatan Pasar Kemis, ia menyampaikan pesan tegas: E-Kinerja bukan sekadar formalitas, melainkan penentu masa depan.
Dalam forum pembinaan yang berlangsung dinamis, Nurhanudin mengingatkan bahwa sistem monitoring kinerja saat ini berjalan ketat dan terukur. Terutama bagi P3K yang masa kontraknya dievaluasi setiap tahun, capaian E-Kinerja menjadi indikator utama apakah kontrak diperpanjang atau tidak.
“Kita ini pelayan masyarakat. Bekerja harus terukur, terpantau, dan berdampak. Untuk P3K, kontraknya satu tahun. Kalau E-Kinerja tidak memenuhi target, tentu ada konsekuensinya,” tegasnya.E-Kinerja Jadi Alarm Disiplin
Menurutnya, sistem digitalisasi kinerja yang diterapkan pemerintah bukan untuk menekan ASN, melainkan memastikan setiap pegawai benar-benar produktif dan memberikan kontribusi nyata. Transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab menjadi fondasi dalam sistem tersebut.

Ia juga menggarisbawahi bahwa ASN wajib mengimplementasikan nilai-nilai dasar BerAKHLAK dalam keseharian kerja. Bukan hanya slogan, melainkan budaya kerja yang harus tercermin dalam pelayanan.
“Kolaborasi itu penting. Loyalitas juga penting. Tapi yang paling utama adalah komitmen melayani masyarakat dengan hati,” tambahnya.
Mobil Siaga, Bukti Nyata PelayananTak hanya berbicara soal kedisiplinan, Nurhanudin turut memperkenalkan inovasi pelayanan berupa Mobil Siaga desa dan kelurahan. Armada ini dihadirkan sebagai langkah responsif terhadap kebutuhan darurat masyarakat, terutama dalam hal transportasi medis.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat pelayanan publik hingga tingkat bawah. Kehadiran Mobil Siaga diharapkan mampu mempercepat penanganan kondisi darurat dan menjangkau masyarakat lebih luas.
“Ini bukan hanya kendaraan. Ini adalah simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa peningkatan kinerja ASN harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh Banten Ekspres, penguatan sistem kinerja dan inovasi pelayanan menjadi fokus utama di Pasar Kemis saat ini.
Dengan kombinasi pengawasan digital melalui E-Kinerja dan inovasi layanan lapangan, Kecamatan Pasar Kemis menunjukkan arah baru birokrasi: tegas dalam disiplin, cepat dalam pelayanan, dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat.
Red











