Usai Konfercab VI, KH Ahmad Kafi Ajak Warga NU Kota Tangerang Bersatu dan Bergerak Bersama

ZONA NASIONAL.id || Kota Tangerang – Konferensi Cabang (Konfercab) VI Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang digelar di Pondok Pesantren Roudlotussalam, Cimone, pada Sabtu (8/11/2025). Kegiatan yang dihadiri seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Tangerang ini menjadi ajang penting untuk menentukan kepemimpinan baru PCNU Kota Tangerang masa khidmat 2025–2030.

Dalam hasil Konfercab tersebut, KH Abdul Mu’thi terpilih sebagai Rois Syuriah PCNU Kota Tangerang, sementara posisi Ketua terpilih Tanfidziyah dinahkotai oleh KH. Ahmad Kafi. Mengusung tema Meneguhkan Ukhuwah dan Khidmah, Membangun Kemandirian Umat, Konfercab VI ini menjadi momentum bagi warga Nahdliyin untuk memperkuat persaudaraan, mempertegas komitmen khidmah, serta membangun kemandirian umat di Kota Tangerang.

Ketua Tanfidziyah terpilih, KH Ahmad Kafi, menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan pasca-Konfercab. Ia mengajak seluruh kader dan warga Nahdliyin untuk kembali bersatu tanpa memandang perbedaan pilihan. “Perhelatan sudah selesai, kini saatnya kembali bersama. Yang mendukung maupun tidak, semuanya saudara kita,” tegasnya.

Menurutnya, langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada konsolidasi internal untuk memperkuat kerja sama antar-lembaga dan badan otonom (banom) di bawah naungan NU. “Kita perlu memperkuat konsistensi dan koordinasi di seluruh elemen NU. NU harus hadir di tengah masyarakat secara nyata,” jelasnya.

Lanjut, Ia juga berencana membentuk berbagai lembaga program di bawah PCNU, yang akan bergerak di bidang pesantren, kemasjidan, dakwah, ekonomi, dan pendidikan.“Kami akan bentuk lembaga sesuai bidangnya agar program dan visi-misi bisa berjalan maksimal,” imbuhnya.

Lalu ia menekankan, bahwa seluruh elemen di tubuh NU harus berjalan dalam satu komando agar roda organisasi tetap solid.”Semua harus seirama dan satu komando. Tidak boleh ada yang berjalan sendiri,” ujarnya tegas.

Sementara itu, Rois Syuriah KH Abdul Mu’thi berharap kepengurusan baru mampu memperluas manfaat NU bagi masyarakat. Ia mendorong agar setiap MWCNU memiliki fasilitas sosial seperti klinik dan ambulans.“NU harus jadi organisasi yang benar-benar bermanfaat bagi umat. Sebaik-baiknya organisasi adalah yang membawa manfaat untuk jamaahnya,” ujarnya.

Menurutnya, penting bagi pengurus aktif untuk turun kelapangan agar warga merasa dekat dengan NU. “Kalau pengurus tidak turun, warga bisa merasa NU jauh dari mereka. Kami berencana melakukan turba ke setiap MWCNU dan banom,” katanya.

Lebih lanjut, KH Ahmad Kafi menegaskan, di bawah kepemimpinan baru ini tidak akan ada perpecahan di tubuh NU. Justru, momentum ini menjadi awal perjuangan baru untuk memperkuat kebersamaan dan khidmah kepada umat. “Insyaallah tidak akan ada perpecahan. Kita semua saudara, dan perjuangan baru saja dimulai,” tutupnya.

PCNU Kota Tangerang saat ini menaungi 13 MWCNU di tingkat kecamatan dan 104 ranting NU di tingkat kelurahan yang aktif berkhidmah. Warga Nahdliyin pun berharap, kepengurusan baru ini mampu membawa NU semakin solid, kuat, dan hadir nyata bagi masyarakat.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *