Kupang –STIPAS Keuskupan Agung Kupang secara resmi melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung kelas dan aula sebagai bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan calon tenaga Guru Agama Katolik dan Katekis di wilayah Keuskupan Agung Kupang, Kamis, 19 Maret 2026.
RD. Dr. Florens Maxi Un Bria, S.Ag.,M.Sos Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan jawaban atas kebutuhan ruang belajar yang representatif serta fasilitas penunjang kegiatan akademik dan pastoral. “Pembangunan gedung kelas dan aula ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif” ujarnya.
Lebih lanjut RD. Maxi Un Bria, beliau menekankan bahwa pembangunan ini bukan hanya proyek fisik, tetapi juga merupakan wujud komitmen bersama dalam memajukan pendidikan Gereja. Maka dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan Pembangunan ini akan bermanfaat untuk perjalanan STIPAS Keuskupan Agung Kupang kedepan.
Secara khusus kami sampaikan terima kasih kepada Yang Mulia Uskup Agung Kupang, Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang, keluarga besar STIPAS Keuskupan Agung Kupang dan mitra dengan cara masing- masing mendukung Pembangunan ini.
Simson Laymen selaku kontraktor dari PT. Karisma Timor Makmur menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan gedung kelas dan aula STIPAS Keuskupan Agung Kupang secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengedepankan kualitas pekerjaan serta ketepatan waktu sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama.
“Kami berkomitmen untuk mengerjakan pembangunan selama 120 hari dengan standar terbaik, baik dari segi konstruksi maupun pemilihan material, sehingga gedung yang dibangun benar-benar kokoh, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Simson juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak STIPAS Keuskupan Agung Kupang agar setiap tahapan pembangunan berjalan lancar. Ia berharap proses pembangunan ini dapat selesai tepat waktu.
Sementara itu, Emilia D. Taek, S.Ag.,MM perwakilan alumni STIPAS Keuskupan Agung Kupang dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa sebagai alumni STIPAS Keuskupan Agung Kupang, saya menyambut dengan penuh syukur dan sukacita acara peletakan batu pertama dan pembangunan gedung STIPAS yang baru ini. Langkah besar ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga simbol komitmen Gereja untuk terus menghadirkan pendidikan pastoral dan teologi yang bermutu bagi Gereja dan Masyarakat.
Lanjut Emilia Taek Calon Dr Pendidikan : Saya percaya, fasilitas yang lebih layak dan representatif akan semakin mendukung lahirnya calon-calon guru dan katekis dan insan-insan beriman yang kritis, humanis, dan siap melayani. Sebagai alumni, saya merasa bangga dapat menjadi bagian dari sejarah panjang STIPAS dan dengan tulus mendukung setiap upaya pengembangan yang dilakukan lembaga.
Semoga proyek pembangunan ini berjalan lancar, mendapat dukungan dari berbagai pihak, dan menjadi tonggak baru bagi STIPAS Keuskupan Agung Kupang untuk terus bertumbuh menjadi lembaga yang unggul, relevan, dan semakin berdampak bagi Gereja dan bangsa Tercinta.
Kegiatan peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Ketua Senat Akademik RD. Gerardus B. Duka, Pejabat Struktural, para dosen, mahasiswa, alumni, serta undangan lainnya. Acara berlangsung dengan penuh khidmat sebagai tanda dimulainya pembangunan yang diharapkan membawa berkat bagi perkembangan pendidikan di Keuskupan Agung Kupang.
Dengan dimulainya pembangunan ini, STIPAS Keuskupan Agung Kupang meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak tenaga pastoral yang berkompeten, beriman, dan siap melayani Gereja serta masyarakat.
Red











