Pemuda Katolik Komda Banten Tekankan Kolaborasi Lintas Pihak Demi Kedamaian Masyarakat

SERANG – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Banten menegaskan komitmennya dalam menjaga harmoni di Tanah Jawara. Hal ini disampaikan oleh Marelius Zai, Wakil Ketua Bidang Moderasi Beragama dan Hubungan Masyarakat Katolik Komisariat Daerah Banten, dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Dialog Kerukunan yang digelar oleh Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Sabtu (18/4/2026).

*Kolaborasi sebagai Kunci Kedamaian*

Dalam dialog bertajuk “Meneguhkan Semangat Kerukunan dan Harmoni Keberagaman dalam Bingkai NKRI” tersebut, Marelius Zai menyoroti bahwa perdamaian tidak bisa terwujud jika hanya diperjuangkan secara parsial. Menurutnya, kaum muda, khususnya aktivis Katolik, harus aktif membuka diri dan bersinergi dengan seluruh elemen bangsa.

“Pemuda harus bekerja sama dengan berbagai pihak agar tercipta kondisi masyarakat yang damai. Sinergi ini adalah fondasi utama dalam menjaga persatuan kita,” ujar Marelius di hadapan para tokoh pemuda lintas agama.

*Mendukung Transformasi FPLA Provinsi Banten*

Pernyataan Pemuda Katolik tersebut sejalan dengan visi H. Damanhuri pembicara utama acara ini yang menjabat aktif sebagai Kepala Tim Umum dan Hubungan Masyarakat mewakili Kementerian Agama Kanwil Provinsi Banten, yang mendorong FPLA untuk lebih proaktif dalam mencegah konflik dan radikalisme. Pemuda Katolik Komda Banten menyambut baik ajakan H. Damanhuri untuk meningkatkan kunjungan ke berbagai rumah ibadah lintas agama serta lembaga pemerintah sebagai langkah konkret mempererat silaturahmi.

*Menghadapi Tantangan Digital bersama Sahabat Lintas Iman*

Selain isu kerukunan, Pemuda Katolik Komda Banten juga menaruh perhatian pada tantangan era digital. Ketua FPLA Banten, Rosyadi Pribadi (Bang Rosyadi), dalam kesempatan yang sama memperingatkan akan bahaya disinformasi akibat masifnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan media sosial yang seringkali mengikis interaksi langsung.

Menanggapi hal tersebut, kehadiran Pemuda Katolik Komda Banten dalam forum ini menjadi bukti pentingnya menjaga “pertemanan nyata” untuk membentengi diri dari informasi menyesatkan yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama.

*Rencana Aksi Kreatif ke Depan*

Kegiatan yang dipandu oleh Abdul Jalla Suhaemi yang dalam acara ini bertindak sebagai moderator mengatakan dialog ini juga menjadi ajang bagi seluruh pemuda yang ada di Banten untuk menyalurkan aspirasi kreatif. Ketua Panitia acara tersebut Alex Leonardo Rumbi yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat Awam Pemuda Katolik Komda Banten, mencatat adanya kerinduan yang besar dari para aktivis untuk terus berkumpul secara rutin dalam ruang-ruang terbuka dan tatap muka.

Ke depannya, Pemuda Katolik Komda Banten serta organisasi Lintas Agama lain bersama FPLA berkomitmen menyusun agenda-agenda kreatif yang lebih mampu menjaring minat generasi muda agar terlibat aktif dalam gerakan kerukunan nasional.

red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *