
JAKARTA TIMUR | ZN — Menyambut dan mensyukuri anugerah Tuhan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Medan (IKAL Smansa Medan) Cabang Jabodetabek kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi pelayanan, ibadah dan kunjungan kasih kepada warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gereja Immanuel Lapas Pondok Bambu tersebut menjadi momentum untuk berbagi kasih, menghadirkan penguatan iman sekaligus menyalakan kembali harapan bagi para saudari warga binaan. Sebanyak 100 box makanan dan 80 bingkisan dibagikan kepada warga binaan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari keluarga besar IKAL Smansa Medan Cabang Jabodetabek.
Pelayanan ini digerakkan oleh Divisi Rohani Kristen Katolik IKAL Smansa Medan Cabang Jabodetabek, yang diketuai Lolita Tobing. Sejumlah pengurus turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pitua Simanjuntak, Bella Hutagaol, Mey Saragih, Herbert Sijabat, Alvin Ginting, Lolita Tobing dan Yoke.
Firman Tuhan: Kasih Tuhan Lebih Besar daripada Masa LaluI.

Ibadah diikuti sekitar 55 warga binaan. Suasana berlangsung penuh sukacita dan kekeluargaan, diawali dengan pujian, penyampaian Firman Tuhan, sharing dalam kelompok, hingga doa secara pribadi bagi para peserta. Firman Tuhan disampaikan oleh Bapak Herbert Sijabat, dengan tema “Kasih Tuhan Lebih Besar daripada Masa Lalu Kita”, yang berlandaskan pada Yohanes 8:1-11.
Pesan Firman Tuhan mengajak setiap peserta untuk tidak membiarkan masa lalu menjadi tembok yang menghalangi seseorang melihat masa depan. Kisah dalam Yohanes 8:1-11 mengingatkan bahwa di dalam Tuhan selalu ada kasih, pengampunan dan kesempatan untuk memulai kehidupan yang baru.
“Masa lalu mungkin tidak dapat dihapus, tetapi masa depan dapat ditata bersama Tuhan.” Pesan inilah yang kemudian diperkuat melalui sesi sharing dalam empat kelompok. Para peserta diberikan ruang untuk berbagi cerita dan pergumulan, kemudian didoakan satu per satu.
Pujian dan Doa Menguatkan Hati
Dalam rangkaian ibadah tersebut, pelayanan pujian dibawakan oleh Ibu Lolita Tobing bersama Ibu Bella Hutagaol dan Ibu Melva Saragih. Pujian menjadi bagian penting yang membawa suasana ibadah semakin hangat dan penuh penghayatan. Kehadiran para alumni bukan hanya membawa makanan dan bingkisan. Lebih dari itu, mereka membawa pesan bahwa setiap manusia tetap berharga, setiap kehidupan memiliki kesempatan untuk berubah, dan tidak ada masa lalu yang lebih besar daripada kasih Tuhan.
Dari Alumni untuk Sesama
Bagi IKAL Smansa Medan Cabang Jabodetabek, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun semangat kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dimaknai bukan sekadar sebagai perayaan, tetapi sebagai kesempatan untuk mengucap syukur dengan berbagi, melayani dan menghadirkan kasih kepada mereka yang membutuhkan penguatan.

Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, IKAL Smansa Medan Cabang Jabodetabek menyampaikan terima kasih kepada Ibu Loly H dari Wisly Foundation atas kesempatan dan dukungan yang diberikan sehingga pelayanan ini dapat terlaksana.
Kiranya setiap pelayanan yang dilakukan menjadi berkat dan menghadirkan pengharapan baru bagi para warga binaan. Sebab, ketika kita hadir untuk menguatkan orang lain, sesungguhnya kita sedang menjadi saluran kasih Tuhan.Biarlah nama Tuhan Yesus Kristus terus ditinggikan dan dimuliakan melalui setiap langkah pelayanan dan kepedulian. (Yudistira)

